Sejarah

Ketika itu tahun 1999, dusun pasutan sedang mengalami kevakuman dalam hal kepemimpinan Kepala Dusun/dukuh, Juga pemerintah belum semapan sekarang, ditambah dampak krisis ekonomi tahun 1997 yang kondang dengan “krismon” masih sangat dirasakan oleh masyarakat.sehingga semua kegiatan yang bersifat kelembagaan dimasyarakat (PKK, Dasa Wisma,LKMD dsb) menjadi lesu seolah tidak berdaya.
Beberapa orang didusun pasutan Trirenggo, Bantul Trirenggo Bantul, yang peduli terhadap situasi dan kondisi dusun serta masyarakat saat memandang perlu adanya satu wadah untuk menampung potensi yang menonjol didusun itu adalah potensi kaum wanita.
Diantara mereka para peduli adalah :

  1. drh.Djiono Noto Kusumo dari Dinas peternakan
  2. Rachel Siti Hasanah dari Deppen saat itu
  3. Ny. Murtini, A.Ma.Pd. dari tokoh masyarakat/kepala sekolah pada waktu itu, yang sekarang menjadi ketua KIM.