7 Yayasan Pak Harto, Gelontorkan Dana Pemberdayaan Desa Lestari

Titiek Hediati Soeharto mencanangkan Gerakan Desa Damandiri Lestari di Desa Trirnggo, Bantul, Yogyakarta, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Damandiri Lestari merupakan program Yayasan Damandiri, didukung 6 yayasan lain yang didirikan oleh Pak Harto, serta Gerakan Masyarakat Sehat Hijau Sejahtera (Gemar SHS) Titiek Soeharto.

Program Desa Damandiri Lestari merupakan pengeja-wantahan cita-cita Pak Harto yang ingin agar semua rakyat Indonesia hidup sejahtera. Program tersebut dijalankan oleh Yayasan Damandiri, dengan memberikan pendampingan dan bantuan permodalan, guna meningkatkan kesejahteraan masyakarat, dengan memberdayakan dan memaksimalkan potensi desanya.

Titiek Soeharto mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan terbentuknya 16 Desa Damandiri Lestari, yang pada Rabu (1/3/2017), diawali dengan dicanangkannya Desa Trirenggo sebagai desa pertama yang mendapatkan program pendampingan Desa Damandiri Lestari. Tak sekedar pendampingan, bantuan pemberdayaan juga diberikan dalam bentuk uang, yang dialokasikan guna memaksimalkan segenap potensi desa, meliputi bidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pendidikan, pemberdayaan keluarga melalui pembentukan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), sosial, kesehatan, ekonomi, agama dan lingkungan hidup.

Untuk itu, melalui program tersebut disalurkan dana bantuan bersumber dari 7 yayasan yang didirikan oleh Pak Harto, yaitu Yayasan Trikora, Dharma Bakti Sosial (Dharmais), Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP), Dana Abadi Karya Abadi (DAKAB),  Yayasan Gotong Royong Kemanusiaan Siti Hartinah dan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri). Adapun besaran dana tersebut mencapai lebih dari Rp500 Juta, untuk setiap satu Desa Damandiri Lestari.

Di Desa Trirenggo, secara simbolis Titiek Soeharto didampingi Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja, Bupati Bantul, Suharsono, menyerahkan bantuan dana pemberdayaan sebesar lebih dari Rp500 Juta. Selain bantuan dana dari ketujuh yayasan tersebut, Titiek Soeharto juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Gemar SHS, berupa benih padi unggul varietas asli Bantul, benih cabe merah, benih ikan, dan bibit pohon mangrove.

“Program tersebut diharapkan mampu mempercepat dan menambah jumlah warga sejahtera secara mandiri, dan menurunkan disparitas pembangunan wilayah antar desa dan antara desa dengan kota,” pungkas Titiek.
Sumber : www.cendananews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *